Ringkasan: Perbedaan truk CDD dan CDE dapat terlihat dari jumlah ban, muatan, dan tenaga mesinnya. Pastikan memilih jenis truk yang tepat untuk kebutuhan bisnis logistik.
Proses pengiriman barang melibatkan jenis truk yang tepat dan sesuai kebutuhan. Truk CDD dan CDE menjadi dua jenis truk yang umum digunakan dalam kegiatan logistik.
Meski keduanya saling mendukung distribusi, setiap jenis truk memiliki karakteristik yang berbeda. Agar tidak salah memilih kendaraan untuk pengiriman, mari simak pembahasan mengenai perbedaan truk CDD dan CDE di bawah ini
Apa Itu Truk CDD?
Truk CDD singkatan dari Colt Diesel Double, yaitu jenis truk yang memiliki roda belakang ganda. Istilah “double” merujuk pada jumlah roda belakang dengan total 6 ban, terdiri dari 2 ban di depan dan 4 ban di belakang.
Truk CDD tersedia dalam beberapa jenis sesuai dengan kebutuhan pengangkutan barang. CDD Box atau CDD Long Box merupakan truk CDD yang dilengkapi karoseri berbentuk kotak tertutup, sedangkan varian dengan sasis lebih panjang dikenal sebagai CDD Long Truck atau CDDL Truck.
Dari sisi kapasitas, truk CDD dapat mengangkut muatan sekitar 4–6 ton dalam sekali perjalanan. Ruang kargonya memiliki volume sekitar 12–24 meter kubik (CBM), sehingga cocok untuk mengangkut berbagai jenis barang dalam jumlah cukup besar.
Apa Itu Truk CDE?
Truk CDE adalah singkatan dari Colt Diesel Engkel, yaitu jenis truk ringan dengan satu sumbu roda belakang yang memiliki 4 ban, terdiri dari 2 ban depan dan 2 ban belakang. Truk ini juga dikenal sebagai truk engkel dan memiliki ukuran lebih besar daripada mobil pikap.
Truk CDE umumnya digunakan untuk mendistribusikan barang di dalam kota maupun antarkota dengan jarak dekat. Jenis truk ini tersedia dalam beberapa pilihan, seperti bak terbuka, box tertutup, hingga reefer atau box berpendingin untuk mengangkut barang yang membutuhkan suhu tertentu.
Perbedaan Truk CDD dan CDE
Perlu diketahui bahwa truk CDD dan CDE memiliki 2 sumbu. Jenis CDD bukanlah truk 3 sumbu, hanya roda belakangnya saja yang berpasangan.
Berdasarkan hal ini, perbedaan truk CDD dan CDE paling mudah terlihat dari jumlah ban dan angka kapasitasnya. Berikut ini gambaran perbedaannya dalam bentuk tabel:
| Aspek | CDE (Colt Diesel Engkel) | CDD (Colt Diesel Double) |
| Jumlah ban | 4 ban | 6 ban (roda belakang ganda) |
| GVW resmi contoh model | 5.150 kg (FE 71) | 8.250 kg (FE 74) |
| Muatan bersih sebelum karoseri | sekitar 3.125 kg | sekitar 5.750 kg |
| Tenaga mesin | 108 PS / 2.500 rpm | 136 PS / 2.500 rpm |
| Panjang keseluruhan contoh | 4.735 mm | 6.365 mm |
| Radius putar minimum | 5,2 m | 7,1 m |
| Ukuran ban | 7.50-15-12PR | 7.50-16-14PR |
Perbandingan CDD dengan CDE, Mana yang Lebih Cocok?
Kedua truk sama-sama bermanfaat untuk distribusi barang, terutama keperluan bisnis. Truk CDD lebih cocok digunakan jika:
a. Mengangkut muatan sekitar 4-5 ton.
b. Barang memiliki volume besar.
c. Melakukan pengiriman dalam jumlah banyak.
d. Jarak pengiriman barang cenderung jauh atau antarkota.
e. Barang perlu ditata dalam palet atau dikirim ke pusat distribusi.
Sementara, truk CDE lebih cocok digunakan jika:
a. Mengangkut berat barang sekitar 1 hingga 2,5 ton.
b. Ukuran volume barang tidak terlalu barang.
c. Melakukan pengiriman di area perkotaan atau sempit.
d. Hanya membutuhkan biaya sewa dan konsumsi bahan bakar .rendah.
e. Biasanya mengirim barang ke lokasi gudang kecil atau proyek berskala ringan.
Tips Memilih Jenis Truk untuk Kebutuhan Logistik
Agar tidak salah pilih kendaraan dan pengiriman berjalan lancar, pertimbangkan beberapa tips praktis berikut saat menentukan armada logistik Anda:
a. Hitung total berat muatan secara akurat: Timbang barang beserta kemasan dan paletnya, lalu bandingkan dengan daya angkut bersih truk (bukan berat total GVW).
b. Perhatikan dimensi dan ukuran barang: Ukur panjang dan tinggi maksimum muatan. Jenis truk dengan karoseri panjang (seperti CDD long box) membutuhkan area bongkar muat yang cukup luas.
c. Cek kondisi dan batasan rute pengiriman: Perhatikan lebar jalan di lokasi tujuan serta jam operasional area perkotaan, karena truk berbodi besar atau beroda 6 sering kali dibatasi.
d. Pilih jenis karoseri yang sesuai: Gunakan bodi box tertutup untuk barang yang rentan cuaca, atau bak terbuka untuk muatan yang berukuran panjang dan dinamis.
e. Pastikan kelas jalan di rute tujuan: Ketahui daya dukung jalan yang akan dilalui agar bobot kendaraan tidak melebihi aturan hukum yang berlaku.
Temukan Solusi Pengiriman yang Tepat Bersama Ironbird Logistics
Truk CDD dan CDE memiliki perbedaan dari segi dimensi, kapasitas muatan, dan kebutuhan pengiriman. Truk CDD cocok untuk mengangkut barang dengan kapasitas lebih besar, sedangkan CDE ideal untuk pengiriman dengan muatan lebih ringan dan akses jalan yang lebih terbatas.
Ironbird Logistics menyediakan layanan trucking untuk mendukung kebutuhan pengiriman bisnis Anda. Hubungi tim kami di 021-4406444 atau email marketing@ironbirdlogistics.com untuk mendiskusikan kebutuhan pengiriman dan solusi logistik yang tepat bagi bisnis Anda!